Artikel

ad jobfair di kampus mercubuana

dimana saat itu saya sedang ng print untuk keperluan lamaran kerja
dan pada saat itu juga saya tak sengaja mendengar obrolan menarik anatara dua lelaki
begini bunyinya:
Jobseekers : “dek, dari yang kemarin banyakan mana?”
sang mahasiswapun menjawab dengan logat “ciledugnya” U know laah orang ciledug sana logat ngmongya kayak apa hehe
mahasiswa: “nambah sedikit”
Jobseekerspun spontan bertanya lagi untuk meyakinkan : “berarti tambah banyak?”
mahasiswa : “gak, nambah sedikit” (agak sedikit ngotot)
sang jobseekerspun tambah bingung
diyakinkan lagi sama si mahasiswa tersebut “nambah sedikit bang (dalam artian semakin sedikit stand2 PT yang bermukim di jobfai)”
semua yang mendengar agak sedikit melebar mulutnya alias rada tersenyum gundah
spontan temen si sang mahasiswa nyeletuk “ah loe tong gmna bahasanya” (lagi2 dgn logat ciledugnya)
dari situlah missbahasa pun terjadi .. apa salahnya coba sang mahasiswa menjawab dengan mudah dipahami seperti “banyakan yang kemarin bang”
agar tidak terjadi dialog yang gundah gulana seperti di atas??
cukup1 kalimat buat kamu (mahasiswa) adaada saja 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s